Tren
digital saat ini sedang marak. Hampir semua hal bisa di genggam melalui gadget
yang kita pegang. Bahkan dalam hal membuat pemasukan bagi pemenuhan kebutuhan
hidup atau kasar kata kita bilang cari duit. Banyak aktivitas yang bisa kita
lakukan menggunakan kecanggihan teknologi saat ini untuk menghasilkan uang.
Saluran
video online, atau yang kita kenal youtube, merupakan salah satu dari sekian
banyak akses teknologi untuk menghasilkan pundi-pundi uang. Cara kerja saluran
ini adalah dengan membuat video yang menarik banyak penonton dan nantinya si
pembuat video akan mendapatkan royalti baik dari iklan maupun endorsement.
Hal ini
tentu bagus, dan harus kita manfaatkan, akan tetapi, ada baiknya jika kita
menggunakan saluran ini untuk membuat video yang syarat akan makna positif. Memang
sih kita di beri kebebasan untuk berkarya. Tapi bukan berarti kita bikin karya
untuk menjatuhkan pihak tertentu demi ketenaran kita pribadi.
Ya,
kasus yang sedang hangat baru-baru ini adalah seorang youtuber yang membuat video
dengan tema prank. Dimana prank yang kali ini merupakan prank yang
sungguh-sungguh prank karena betul-betul membuat heboh banyak pihak. Bagaimana tidak,
prank yang dilakukan kali ini ialah prank memberikan sembako kepada pihak yang
dianggap membutuhkan namun isi dari sembako tersebut adalah sampah dan
batu-batu yang memang bukan sembako.
Duh,
kejadian seperti ini pasti menyayat hati banyak orang. Karena apa, pastinya
jika kita berbicara mengenai hal seperti ini kaitannya sangat erat dengan
kondisi kantong seseorang. Betapa sedihnya kita apabila diri kita yang sedang
butuh-butuhnya diberikan sembako malah dikerjain.
Akhirnya
kita harus lebih bijak dalam membuat karya, setidaknya kalau kita belum bisa
memberikan karya yang menarik dan bermanfaat bagi semua orang, kita jangan buat
karya yang menyakiti orang lain.
No comments:
Post a Comment